NEWS

Zoom Fatigue dan Cara Mengatasinya

Setahun lebih kita hidup di tengah pandemi Covid-19. Pandemi memaksa banyak orang untuk menyesuaikan diri di berbagai aspek kehidupan. Salah satu bentuk penyesuaian di masa pandemi adalah menerapkan model kerja Work From Home (WFH) atau metode daring untuk meminimalisir penyebaran virus. Mulai dari anak – anak sekolah hingga pegawai kantor semua menjalankan aktivitas tanpa melakukan tetap muka secara langsung. Terlepas dari seberapa ideal, optimal, efisien apabila dibandingnkan dengan aktivitas yang dilakukan dengan tatap muka, metode WFH ataupun daring menjadi pilihan aman yang bisa dilaksanakan. Aplikasi online meeting mulai dikenal oleh banyak orang sebagai platform penunjang pekerjaan dan sarana pembelajaran selama WFH. Hampir semua kegiatan saat ini bisa dilakukan dengan menggunakan online meeting.

Seiring dengan makin seringnya penggunaan aplikasi online meeting kita menjadi rentan untuk terkena zoom fatigue. Zoom fatigue adalah kelelahan secara psikis sebab seringnya pemakaian dan intensnya penggunaan aplikasi nirkabel seperti Zoom, Google Meet, Microsoft Teams, dan lain sebagainnya. Jeffrey Hall,  seorang Profesor Studi Komunikasi di Universitas Kansas mengatakan, “zoom  melelahkan dan  kesepian karena Anda harus jauh lebih penuh perhatian dan jauh lebih sadar akan apa yang terjadi daripada yang Anda lakukan  pada  panggilan telepon”.  Pernyataan tersebut mungkin disetujui oleh kita semua, mahasiswa yang di masa pandemi ini melaksanakan  hampir seluruh kegiatannya belajar kita melaui online meeting, salah satunya melaui zoom.  Supaya mencegah dan  meredakan  Zoom Fatigue,  kita bisa simak 4 tips berikut ini :

 

1.      Sisihkan waktu untuk istirahat

Ketika mulai  merasakan  keletihan dari aktivitas sehari – hari, sisihkan waktu untuk istirahat. Me time saat weekend mungkin bisa jadi pilihan yang tepat, tidak perlu me time yang mengeluarkan banyak dana dan daya  melainkan ambil me time yang paling mudah dan sederhana namun tetap bisa dinikmati. Saat  me time bisa dicoba untuk melakukan  relaksasi dan meditasi untuk menyegarkan pikiran.

 

2.      Jauhkan dari gadget

Ingat untuk sejenak mematikan data seluler ponsel setelah selesai online meeting sebab seiring dengan makin intensnya penggunaan gadget seperti smartphone dan laptop yang terhubung dengan internet akan membuat batasan antar waktu untuk mengakses dan memproses informasi menjadi cepat untuk untuk didapat sehingga makin banyak pula informasi yang masuk di dalam otak sehingga kamu rentan untuk letih.

 

3.      Tidur yang cukup

Setelah seharian beraktivitas, tentu badan dan pikiran letih. Manfaatkan waktu malam dengan tidur dan beristirahat dari segala aktivitas. Cukup tidur akan membantu memulihkan kondisi sehingga siap untuk beraktivitas lagi esok hari. Manusia ibarat sebuah gawai yang perlu untuk diisi ulang baterainya setelah digunakan, setelah beraktivitas sepanjang hari kita butuh waktu tidur 6-7 jam supaya badan dan pikiran benar – benar beristirahat.

 

4.      Olahraga

Berolahraga dapat membantu untuk mengelola kondisi mental, mengurangi pikiran negatif, dan membuat menjadi good mood lagi. Olahraga di pagi hari sangat baik untuk menjaga kesehatan organ dalam dan  memberi asupan oksigen bersih bagi tubuh, serta minimnya distraksi di pagi hari seperti tidak adanya kebisingan akibat suara kendaraan  yang lalu lalang akan dapat membantu recharge energi.

 

Itulah beberapa tips yang bisa diterapkan ketika mulai merasakan  tanda – tanda keletihan selama online meeting.

Yukk.. mulai jaga kesehatan baik kesehatan fisik dan juga  kesehatan psikis supaya bisa maksimal selalu dalam segala aktivitas. Salam sehat dan bahagia selalu. See you..

Widiananto Parantopo

F.111.20.0063

Mahasiswa Fakultas Psikologi USM

 


Fakultas Psikologi | 22 June 2021